Baca Berita Sidang Korupsi E-KTP Hanya Di OKEZONE!

Korupsi adalah kasus yang sangat menjamur di negara-negara di dunia baik negara besar maupun kecil. Penyakit ini selalu menyerang dan menggerogoti hati para anggota parleman negara, politisi dan para pegawai negeri sipil (PNS), tidak hanya itu saja tapi banyak pula pihak lain yang terlibat dalam menyalahgunakan kepercayaan publik kepadanya, demi keuntungan sepihak atau  lebih khususnya kepentingan dirinya sendiri dan gerombolannya.
Namun ternyata kasus korupsi juga terjadi di kalangan masayrakat umum, meskipun permberitaannya tidak jelas di media masa. Salah satu negara yang terjangkit penyakit berbahaya (baca:korupsi) ini adalah negara kita tercinta, Indonesia.

Seperti yang sedang hangat saat ini, kasus sidang korupsi e-ktp Okezone, salah satu media online yang banyak memunculkan beritanya ke publik.

Negara Indonesia tercatat sebagai negara dengan tingkat terjadinya pelanggaran korupsi yang amat tinggi. Telah terjadi puluhan bahkan melebihi angka seratus kasus korupsi di negara Indonesia ini. Dengan banyaknya kasus yang terjadi mengakibatkan kerugian negara yang teramat banyak bahkan nilai kerugian negara dalam satu kasus korupsi saja bisa mencapai 2 sampai 3 trilyun.

Tinggal kalikan saja berapa kasus korupsi yang merugikan negara dan jumlahkan keseluruhannya maka akan menemukan jumlah uang yang sangat besar nilainya, yang seharusnnya bisa untuk menutup sebagian hutang negara Indonesia.

Seperti yang banyak diberitakan, telah terjadi kasus korupsi proyek pembuatan KTP berbasis elektronik yang biasa disingkat E-KTP. Dalam kasus ini sementara ada dua terdakwa korupsi e-ktp yakni Irman dan sugiharto selaku mantan anak buah di Kementrian dalam negeri di periode 2009-2014.

Irman menjabat sebagai Direktur Jendral Kependudukan dan pencatatan sipil kementrian dalam negeri, sementara Sugiharto memiliki jabatan sebagai direktur pengelolaan informasi administrasi kependudukan direktorat jendral kependudukan dan pencatatan sipil kementrian dalam negeri periode 2009-2014.

Disebutkan sidang korupsi e-ktp Okezone bahwa akan ada 7 orang pejabat pemerintahan periode 2009-2014 dihadirkan dalam persidangan kasus korupsi e-ktp sebagai saksi.

Siapa saja mereka?

Diantaranya ada mantan menteri dalam negeri, Gamawan Fauzi, selaku atasan kedua terdakwa. Lalu ada Agus Martowardjojo, selaku Menteri Keuangan, serta ada mantan ketua komisi II DPR Chaeruman Harahap. Kemudian sekjen kemendagri, Yuswandi Arsyad Tumenggung, mantan sekjen kemendagri, Diah Anggraeni, mantan direktur fasilitas dana perimbangan Ditjen Keuangan Elvius Dailami serta mantan Dirjen administrasi kependudukan Rasyid Saleh dan Dirut PT Karsa Wira Utama Winata Cahyadi.

Saat sidang pertama kasus korupsi e-ktp Gammawan Fauzi hadir dalam persidangan, saat diwawancarai oleh wartawan Okezon terkait kesaksian apa yang akan diutarakan di depan persidangan Beliau menjawab “Kita akan jelaskan nanti. Karena memang tidak ada masalah. Saya enggak mau komentarin dakwaan” begitu tegasnya di pengadilan Tipikor Jakarta pada hari kamis dalam sidang korupsi e-ktp Okezone (16/3/2017).

Namun sangat disayangkan saat dalam persidangan Gammawan Fauzi seakan-akan amnesia saat dicecar beberapa pertanyaan terkait  pertemuan dengan komisi II DPR. Selain itu ada hal lain pula yang sangat disayangkan, karena saat sidang pertama salah satu saksi tidak bisa hadir dalam persidangan yakni Agus Martowardjojo yang saat ini menjadi Gubernur Bank Indonesia, sehingga jaksa penuntun umum KPK akan memanggil ulang kembali secara patut kepada Agus supaya hadir di persidangan selanjutnya sebagai saksi.

Harapan masyarakat Indonesia atas kasus korupsi e-ktp ini supaya tidak berhenti ditengah jalan dan ditelan oleh waktu, masyarakat berharap kasus korupsi e-ktp ini tuntas hinga akhirnya diputus oleh para majelis hakim apakah terdakwa akan menjadi terpidana ataukah terbebas dari semua dakwaan jaksa penuntut umum. Ikuti terus persidangannya sehingga kasus ini tidak menguap dari pemberitaan.
Previous
Next Post »