8 Syarat yang Harus Anda Lengkapi Sebelum Mengajukan Kredit Rumah BTN Subsidi

Kredit Rumah BTN Bersubsidi

Kredit rumah murah memang sangat diminati banyak orang. Oleh sebab itulah, penyedia layanan terkait juga ikut menjamur. Namun tentu Anda perlu hati-hati. Pilih pihak yang punya rekam jejak di atas rata-rata. Salah satunya adalah BTN. Ketika Anda mengambil kredit rumah BTN Subsidi, berarti Anda sudah siap punya rumah baru dan murah dengan cicilan 5% per 20 tahun dan DP 1%. Apa saja persyaratannya?

1. Dokumen Formulir Aplikasi dan Pas Foto Terbaru

Dokumen ini bisa dibilang wajib bagi Anda yang akan mengajukan permohonan kredit pada bank manapun, termasuk Bank BTN. Tujuan dari Formulir Aplikasi ini untuk pengarsipan setiap dokumen yang terlampir. Sehingga akan memudahkan pihak yang bersangkutan untuk memproses pengajuan kredit tersebut.

Kenapa harus pas foto terbaru? Gunanya banyak. Terutama terkait dengan identitas Anda sebagai pihak pertama. Tentu tidak sinkron ketika dalam formulir aplikasi yang diajukan, Anda justru melampirkan foto masa kanak-kanan atau remaja. Sementara syarat untuk dikatakan boleh jadi debitur antara lain berusia di atas 21 tahun dan telah memiliki pasangan hidup.

2. Fotokopi Rekening Tabungan 3 Bulan Terakhir

Tingkat kestabilan penghasilan bulanan Anda juga jadi pertimbangan utama pihak BTN. Semakin stabil, maka pengajuan KPR Anda juga semakin lancar. Dengan begitu, pihak Bank BTN pun akan menyerahkan kepercayaan rumah hunian sepenuhnya pada Anda.

Besaran syarat gaji bulanan yang diperlukan untuk melengkapi persyaratannya tidaklah besar. maksimal sebesar Rp. 4.000.000 untuk Rumah Sejahtera Tapak dan Rp. 7.000.000 untuk Rumah Sejahtera Susun. Kenapa rate-nya relatif kecil? Ini karena KPR dari Bank BTN produk subsidi memang ditujukan untuk masyarakat yang memiliki penghasilan rendah.

3. Fotokopi KTP, KK, dan Surat Nikah/Cerai

Identitas diri yang tak kalah penting adalah KTP (bukti sebagai warga negara Indonesia), KK (bukti pernah atau telah berkeluarga), dan Surat Nikah/Cerai (bukti status rumah tangga Anda ketika permohonan diajukan). Persyaratan ini memiliki kedudukan yang vital dan tak boleh diabaikan sedikit pun.

Sama halnya ketika Anda ingin tinggal sementara di suatu daerah baru, fotokopi KTP dan KK wajib disampaikan. Apalagi untuk rumah yang ingin Anda tempati secara menetap. Tentu lebih penting lagi. Status hubungan dalam keluarga juga perlu dilampirkan, agar pihak BTN tahu bagaimana status rumah tangga Anda.

4. Surat-Surat Terkait Pekerjaan

Status pekerjaan Anda juga penting dilampirkan. Apa saja? Pertama, slip gaji penghasilan terakhir. Kedua, surat keterangan penghasilan. Ketiga, fotokopi SK pengangkatan pegawai tetap. Keempat, surat keterangan kerja. Semua itu disatukan saja dan sertakan dalam formulir aplikasi yang telah dibuat.

5. Dokumen Tentang Domisili Terakhir Anda

Hal ini mencakup SIUP, TDP, laporan keuangan 3 bulan terakhir, dan juga surat keterangan domisili. Apa itu SIUP? SIUP adalah singkatan dari Surat Izin Usaha Perdagangan. Seseorang yang akan mendirikan perusahaan pasti membutuhkan SIUP untuk survive. Sementara TDP itu singkatan dari Tanda Daftar Perusahaan sebagai bukti kalau usaha yang Anda jalankan sesuai Undang-Undang.

6. Fotokopi NPWP

Hampir dalam segala bentuk transaksi yang bersifat finansial, pasti menyertakan soal NPWP. NPWP sendiri memiliki kepanjangan Nomor Pajak Wajib Pajak. Fungsinya untuk kelengkapan administrasi perpajakan dan juga mempermudah layanan yang akan digunakan. Seringkali orang enggan mengurus NPWP. Padahal, sekarang proses pendaftarannya gratis lewat laman resminya.

7. Surat Pernyataan Belum Punya Rumah

Setiap dokumen mulai dari nomor pertama hingga terakhir nanti, sebaiknya cek dulu, apakah sudah menyertakan status Anda dan pasangan atau belum. Hal ini penting sekali dilakukan, sebab, tujuan kredit rumah BTN adalah untuk menyejahterakan kehidupan orang yang telah berkeluarga.

Dalam hal ini, penting sekali bagi Anda untuk menyertakan surat pernyataan belum punya rumah. Kalau sudah punya rumah buat apa ambil kredit? Dengan syarat ini juga dapat kita tengarai bahwa Bank BTN hanya memberlakukan KPR produk subsisi untuk keluarga yang memang belum pernah punya rumah. Ingat, ya, hanya yang belum punya rumah.

8. Surat Pernyataan Belum Terima Subsidi Rumah dari Pemerintah

Untuk mengambil kredit rumah murah dari Bank BTN produk subsidi, Anda wajib memenuhi syarat ini. Sebab, sifatnya sudah termasuk subsidi. Jadi, diharapkan tidak ada dualitis. Mengapa harus begitu? Ini berkaitan dengan standar kebijakan Bank BTN. Tentu saja kebijakan, karena sifatnya tetap dan mengikat, Anda tidak punya wewenang untuk mengubahnya.

Kiranya itulah 8 syarat wajib yang perlu Anda lengkapi ketika mengajukan permohonan kredit rumah BTN. Adanya persyaratan ini tentu untuk memudahkan Anda dalam menggambarkan bagaimana proses keterikatan kerjasamanya. Semakin syarat yang diperlukan bukan berarti memberatkan Anda. Justru dengan itu, Anda akan bisa menjamin legalitas penyedia layanan KPR, seperti BTN ini.
Previous
Next Post »