Pentingnya Berkomunikasi Dengan Keluarga

Komunikasi Terbaik Adalah Berkumpul Bersama Keluarga
Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak untuk mengetahui tentang banyak hal dalam kehidupan. Dalam keluarga, anak-anak terutama belajar tentang sopan santun, belajar tentang agama, dan hal-hal dasar dalam bersikap yang akan membentuk karakter si anak. Pentingnya komunikasi keluarga di zaman serba canggih saat ini, dimana gawai menjadi hal yang “wajib” dimiliki oleh setiap orang.

Dalam kehidupan zaman sekarang yang serba canggih dimana gawai seolah mendapat tempat sangat penting, komunikasi efektif antar anggota keluarga menjadi hal yang sangat mahal harganya. Kita bisa melihat anggota keluarga berkumpul di ruang keluarga akan tetapi mereka sibuk dengan gawai masing-masing, atau anak-anak duduk bersama dengan orangtuanya akan tetapi tidak terjadi percakapan di antara mereka karena si anak dan si orangtua sibuk dengan game atau chat di gawai masing-masing.

Selain itu, kesibukan setiap anggota keluarga juga menjadi faktor yang lain dimana komunikasi keluarg menjadi sangat berkurang bahkan tidak terjadi. Orangtua bekerja dari pagi sampai malam, berangkat bekerja ketika anak-anak masih tidur, dan pulang dimalam hari ketika anak-anak sudah tidur. Sedangkan anak-anak selain sibuk dengan urusan sekolah dari pagi sampai sore, anak-anak juga disibukkan dengan bimbingan belajar di sana- sini, les piano, les balet dan les yang lain sehingga ketika dia sampai di rumah sudah dalam keadaan sangat letih sehingga tidak sempat berbincang-bincang dengan anggota keluarga.

Situasi seperti inilah yang membuat dalam keluarga tidak lagi tercipta keharmonisan dan kedamaian, tidak ada pemahaman di antara anggota keluarga, Sering terjadi bahkan anggota keluarga tidak tahu apa yang terjadi dengan anggota keluarga lainnya dan hal ini tentu saja sangat membuat miris. Untuk itulah sangat penting untuk membangun kembali komunikasi keluarga yang baik, efektif, dan efisien sehingga antar anggota kelurga tidak menjadi seperti orang asing bagi anggota keluarga lainnya.

Komunikasi ini menyangkut komunikasi verbal juga komunikasi non verbal. Komunikasi verbal adalah komunikasi yang disampaikan dengan berbicara, biasanya digunakan untuk menyampaikan informasi-informasi sepele dan penting di antara anggota keluarga. Melalui komunikasi verbal ini, anggota keluarga belajar menerima perbedaan pendapat dalam keluarga, sehingga terciptalah keluarga yang damai dan saling memahami. Sedangkan komunikasi non verbal adalah cara berkomunikasi yang disampaikan melalui ekspresi atau bahasa tubuh. Terkadang dalam kehidupan ada hal-hal yang tak diucapkanpun, kita bisa memahami seseorang sedang mengalami kesedihan, atau sedang gembira, kwatir atau sedih. Hal-hal ini bisa terlihat dari ekspresi yang ditunjukkan oleh seseorang. Dalam keluarga, setiap orang harus saling memahami bahasa non verbal yang terlihat dari ekspresi anggota keluarga yang lain.

Peranan orangtua sangat penting dalam membangun komunikasi keluarga. Orangtua sebagai orang yang paling dewasa dalam keluarga harus menjadi kunci terbentuk dan berjalannya komunikasi yang efektif antar anggota keluarga sehingga antar anggota keluarga bisa saling memahami dan saling mengerti keinginan anggota keluarga lainnya.

Komunikasi keluarga yang berjalan lancar dan efektif akan membentuk karakter yang baik kepada anak-anak. Pemahaman di antara keluarga akan membentuk anak-anak dan seluruh anggota keluarga menjadi manusia-manusia yang saling memahami, saling mengerti, karakter anak-anak memiliki karakter dan prinsip yang kuat, sanggup menghadapi segala ujian di dalam kehidupan mereka. Dengan adanya , hubungan keluarga menjadi semakin erat, bisa lebih saling mengenal antara satu dengan yang lain, anak-anak menjadi semakin ceria dan bersemangat. Dan yang paling penting adalah dengan komunikasi keluarga masalah-masalah dapat dicarikan solusinya sihingga keluarga menjadi keluarga yang bahagia, ceria dan hangat.
Latest
Previous
Next Post »